Berita Terkini

Dorong Kesadaran Demokrasi, KPU Banjarnegara Beri Pendidikan Politik di Kalibening

BANJARNEGARA - Meski tidak sedang dalam masa tahapan penyelenggaraan pemilu dan pilkada, KPU Kabupaten Banjarnegara tetap aktif berkegiatan diantaranya melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Anggota KPU Banjarnegara Divisi Hukum dan Pengawasan, M. Kholil Sa'roni, saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik yang digelar di Kecamatan Kalibening, Jumat (22/5/2026). Acara yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bekerja sama dengan DPRD Kabupaten Banjarnegara dan KPU Kabupaten Banjarnegara ini menyasar tokoh masyarakat dan perwakilan warga di wilayah Kecamatan Kalibening. Dalam paparannya di hadapan lima puluhan peserta, M. Kholil Sa'roni menyampaikan bahwa pemahaman politik masyarakat tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali di bilik suara. Menurutnya, masa non-tahapan adalah waktu krusial untuk memperkuat fondasi literasi politik. Ia menambahkan bahwa pengawasan masyarakat terhadap kebijakan publik merupakan bentuk konkret dari partisipasi politik yang berkelanjutan. KPU berharap masyarakat tetap kritis dan melek terhadap hak-hak politik mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi atau praktik politik transaksional di masa depan. Dengan penguatan literasi sejak dini, diharapkan kualitas demokrasi di Kabupaten Banjarnegara pada perhelatan politik mendatang dapat meningkat secara signifikan.

KPU Banjarnegara Pererat Sinergi dengan Kejari Banjarnegara

BANJARNEGARA – Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW bersama aggota Bambang Puji Prasetya, Akromul Mahzun, M Kholil Sa’roni didampingi Sekretaris Agus Karyono  bersilaturahmi sekaligus mempererat sinergi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjarnegara, Fitriansyah Akbar, SH. MH, Kamis, 21 Mei 2026.  Syarif menyampaikan kunjungan tersebut merupakan sarana silaturahmi karena selama ini sinergi antara lembaganya dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjarnegara sudah terjalin baik pada masa tahapan Pemilu dan Pilkada. Meskipun saat ini sedang tidak ada penyelenggaraan tahapan Pemilu dan Pilkada, namun sinergi tetap berlanjut. Kunjungan juga membahas rencana perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak. ‘’Pada masa non tahapan atau ketika tidak sedang menyelenggarakan tahapan Pemilu dan Pilkada, KPU tetap beraktifitas, bekerja dan berkegiatan seperti biasa. Hanya memang intensitasnya tidak setinggi pada saat Pemilu dan Pilkada. Demikian juga sinergi tetap terjalin dengan semua pihak termasuk dengan Kejari Banjarnegara,’’ ujar Syarif. Ditambahkan, pada masa non tahapan KPU Kabupaten Banjarnegara tetap melaksanakan kegiatan yang menjadi program prioritas nasional KPU. Yakni pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan pendidikan pemilih atau pendidikan politik kepada masyarakat. Berbagai kegiatan tersebut tentunya dapat bersinergi dengan berbagai pihak.  Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjarnegara, Fitriansyah Akbar, SH. MH didampingi Kepala Seksi Perdata dan TUN, Bruriyanto Sukahar SH, menyambut baik kunjungan tersebut. Pada prinsipnya pihaknya siap bersinergi dan selalu menjalin koordinasi dengan semua pihak termasuk KPU Kabupaten Banjarnegara. Sinergi yang sudah terjalin selama ini  perlu terus dijaga dan ditingkatkan. Silaturahmi ditutup dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari KPU Kabupaten Banjarnegara.(*)

Optimalkan Demokrasi, KPU Banjarnegara Ajak Warga Mandiraja Kawal Data Pemilih

BANJARNEGARA - Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Akromul Makhzun menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama DPRD Kabupaten Banjarnegara dan KPU Kabupaten Banjarnegara bertempat di Kecamatan Mandiraja pada Selasa (19/5/2026). Dalam paparannya di hadapan lima puluhan peserta Akrom menjelaskan bahwa keterlibatan publik tidak boleh hanya berhenti di bilik suara. Menurutnya, partisipasi aktif harus dimulai sejak tahapan penyusunan data pemilih. "Demokrasi yang sehat dimulai dari data yang akurat. Kami mengajak masyarakat di Kecamatan Mandiraja untuk proaktif mengecek status hak pilihnya. Pastikan diri Anda dan keluarga sudah terdaftar, karena satu suara sangat menentukan arah kebijakan daerah ke depan," ujar Akrom. Akrom juga menambahkan bahwa Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi terus berupaya melakukan pemutakhiran data secara transparan. Ia mendorong warga untuk tidak ragu memberikan masukan jika ditemukan adanya ketidaksesuaian data di lapangan. Masukan dapat disampaikan secara langsung ke Kantor KPU Kabupaten Banjarnegara maupun secara daring/online.

Edukasi Politik di Pandanarum, KPU Banjarnegara Ajak Masyarakat Peduli Hak Politiknya

BANJARNEGARA - Dalam upaya memperkuat pemahaman demokrasi di tingkat akar rumput, Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Teknis Penyelenggaraan, Bambang Puji Prasetya, hadir sebagai narasumber dalam rangkaian kegiatan Pendidikan Politik bagi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bekerja sama dengan DPRD Kabupaten Banjarnegara dan KPU Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (18/5/2026) ini digelar di Aula Kantor Desa Lawen Kecamatan Pandanarum. Dalam paparannya di hadapan lima puluhan peserta, Bambang Puji Prasetya menekankan bahwa partisipasi masyarakat bukan sekadar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos, melainkan bentuk nyata dari kepemilikan kedaulatan dalam sistem demokrasi. Dengan masifnya kegiatan pendidikan politik seperti ini, KPU Banjarnegara optimis tingkat partisipasi masyarakat pada ajang demokrasi mendatang dapat meningkat secara kualitas maupun kuantitas, sekaligus menciptakan iklim politik yang sejuk dan kondusif di wilayah pegunungan Banjarnegara.

Tingkatkan Kesadaran Demokrasi, KPU Banjarnegara Berikan Pendidikan Politik di Kutawuluh Purwanegara

BANJARNEGARA - Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan SDM, Castro Suwito, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik yang digelar di Pendopo Kemantren, Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Rabu (13/5/2026). Acara tersebut diselenggarakan atas kerja sama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara dan KPU Kabupaten Banjarnegara. Dalam pemaparannya di hadapan lima puluhan peserta, Castro Suwito menekankan bahwa pendidikan politik bukan sekadar formalitas menjelang pesta demokrasi, melainkan fondasi utama bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah. “Masyarakat harus memiliki pemahaman yang utuh dan kritis dalam memilih wakil rakyat. Hal ini sangat krusial agar aspirasi yang ada di tingkat bawah dapat tersalurkan dengan tepat, dikawal dengan baik, dan pada akhirnya mampu terealisasi dalam bentuk kebijakan nyata,” ujar Castro di hadapan para peserta. Kegiatan ini sengaja menyasar wilayah tingkat desa untuk memperkuat kesadaran politik di akar rumput. Pihak Bakesbangpol dan DPRD Banjarnegara berharap, sinergi bersama KPU ini dapat mendongkrak angka partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pemilu yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Banjarnegara.

KPU Banjarnegara Ajak Masyarakat Pahami Esensi Demokrasi

BANJARNEGARA - KPU Kabupaten Banjarnegara terus berupaya menjaga api demokrasi tetap menyala, meski saat ini tidak sedang berada dalam masa tahapan Pemilu maupun Pilkada. Hal ini ditegaskan oleh Anggota KPU Banjarnegara Divisi Hukum dan Pengawasan, M. Kholil Sa'roni, saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pagentan, Selasa (12/5/2026). Acara yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bekerja sama dengan DPRD Kabupaten Banjarnegara dan KPU Kabupaten Banjarnegara ini menyasar tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan warga di wilayah Kecamatan Pagentan. Dalam paparannya kepada lima puluhan peserta, M. Kholil Sa'roni menyampaikan bahwa pemahaman politik masyarakat tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali di bilik suara. Menurutnya, masa non-tahapan adalah waktu krusial untuk memperkuat fondasi literasi politik. Ia menambahkan bahwa pengawasan masyarakat terhadap kebijakan publik merupakan bentuk konkret dari partisipasi politik yang berkelanjutan. KPU berharap masyarakat tetap kritis dan melek terhadap hak-hak politik mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi atau praktik politik transaksional di masa depan. Dengan penguatan literasi sejak dini, diharapkan kualitas demokrasi di Kabupaten Banjarnegara pada perhelatan politik mendatang dapat meningkat secara signifikan.

🔊 Putar Suara