Jaga Integritas Demokrasi, KPU Banjarnegara Ajak Masyarakat Menjadi Pemilih Yang Kritis
BANJARNEGARA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi di Gedung Golkar Kecamatan Banjarnegara pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berpolitik ini menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Hukum dan Pengawasan, M. Kholil Sa'roni, sebagai salah satu narasumber.
Dalam pemaparannya, M. Kholil Sa'roni memberikan imbauan tegas kepada seluruh peserta yang sebagian besar warga Kelurahan Kutabanjarnegara dan di dominasi pemuda agar senantiasa menjaga integritas proses demokrasi. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur oleh praktik politik uang—atau yang akrab dikenal sebagai "serangan fajar"—maupun pemberian materi dalam bentuk apa pun yang bersifat sesaat. Menurutnya, praktik tersebut hanya akan mencederai sistem demokrasi yang sedang dibangun.
"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menolak segala bentuk politik uang. Jangan korbankan masa depan daerah hanya karena tergiur oleh pemberian materi yang sifatnya sesaat," tegas Kholil di hadapan para peserta kegiatan.
Lebih lanjut, Kholil menekankan bahwa kecerdasan pemilih sangat menentukan kualitas kepemimpinan yang akan dihasilkan. Sebagai gantinya, ia mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang kritis dengan cara mencermati visi, misi, serta rekam jejak (track record) dari setiap calon pemimpin yang berkontestasi.
Langkah ini dinilai krusial karena pilihan yang dijatuhkan oleh masyarakat di bilik suara akan menjadi penentu utama arah kebijakan dan pembangunan daerah untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Melalui rekam jejak yang bersih dan program kerja yang jelas, masyarakat dapat menilai komitmen nyata dari calon pemimpin tersebut.