Berita Terkini

Tingkatkan Kesadaran Berdemokrasi, KPU Banjarnegara Berikan Pendidikan Politik di Desa Karangsari

BANJARNEGARA - KPU Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi politik masyarakat di tingkat desa. Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Hukum dan Pengawasan, M. Kholil Sa'roni, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol dan DPRD Kabupaten Banjarnegara di Desa Karangsari, Kecamatan Punggelan, pada Jumat (10/7/2026). Dalam paparannya di hadapan warga dan perangkat desa, M. Kholil Sa'roni mengupas tuntas mengenai arti penting dari pendidikan politik bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendidikan politik bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan pondasi utama agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik, melainkan menjadi aktor yang cerdas dan kritis. Pendidikan politik ini, lanjut Kholil, meliputi penanaman nilai-nilai kebangsaan, pemahaman hak dan kewajiban warga negara, hingga tata cara menyalurkan aspirasi secara benar. "Pendidikan politik adalah kompas bagi masyarakat agar mampu membedakan informasi yang benar dan hoaks, serta memahami bahwa setiap suara mereka memiliki dampak besar bagi masa depan daerah dan bangsa," ujar Kholil. Di akhir pemaparannya, M. Kholil Sa'roni memberikan penekanan khusus pada aspek partisipasi masyarakat dalam pemilu. Ia berpesan agar warga Desa Karangsari tidak hanya hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan hadir dengan kesadaran penuh demi kemajuan demokrasi Indonesia yang lebih sehat dan bermartabat.

Edukasi Politik di Bawang, KPU Banjarnegara Ajak Warga Jadi Pemilih Cerdas Demi Arah Pembangunan Daerah

BANJARNEGARA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi pada Kamis, 9 Juli 2026. Bertempat di Rumah Joglo Desa Masaran, Kecamatan Bawang, hadir sebagai narasumber Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Akromul Makhzun. Dalam paparannya, Akrom menekankan betapa krusialnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kontestasi politik. Menurutnya, masa depan dan arah pembangunan daerah sangat bergantung pada pilihan yang dijatuhkan oleh masyarakat di bilik suara. "Suara setiap warga negara sangat bernilai dalam menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, hak pilih ini harus digunakan dengan penuh tanggung jawab," ujar Akrom di hadapan limapuluhan peserta. Melalui kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial, menolak praktik politik uang, serta berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengawal jalannya demokrasi melalui penyampaian aspirasi secara konstruktif, sekaligus mendorong kepedulian terhadap pemutakhiran data pemilih agar hak konstitusional setiap warga negara dapat terjamin.

Pendidikan Politik di Desa Cendana, KPU Banjarnegara Ajak Warga Pilih Pemimpin dan Wakil Rakyat Berdasarkan Program dan Rekam Jejak

BANJARNEGARA - Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik dan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Bakesabangpol dan DPRD Kabupaten Banjarnegara di Desa Cendana Kecamatan Banjarnegara, Rabu, 8 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Syarif menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Cendana yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan KPU, termasuk menjadi lokasi simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.  Ketika pemungutan suara dilakukan juga partisipasinya tetap tinggi. Oleh karena itu ia berharap hal tersebut dipertahankan dan diteruskan kepada generasi berikutnya, di tengah terpaan ajakan di media sosial untuk tidak peduli urusan politik.  Politik itu penting karena menentukan arah kebijakan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya. Warga desa pun tetap harus melek politik. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memilih berdasarkan program, rekam jejak, integritas, dan komitmen calon dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. “Berpartisipasi aktif dalam pemilu maupun pilkada tidak sekadar datang ke TPS dan nyoblos pilihan masing-masing, tetapi bisa juga menjadi penyelenggara adhoc seperti PPK, PPS maupun KPPS. Juga menjadi mitra atau relawan melakukan sosialisasi tahapan pemilu dan pilkada serta menjadi pemilih cerdas. Pelajari program dan rekam jejaknya,pro rakyat apa tidak," ujar Syarif di hadapan puluhan peserta. Kegiatan ini sengaja menyasar wilayah tingkat desa untuk memperkuat kesadaran politik di akar rumput. Pihak Bakesbangpol dan DPRD Banjarnegara berharap, sinergi bersama KPU ini dapat mendongkrak angka partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pemilu yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Banjarnegara.

KPU Banjarnegara Tetapkan 823.258 Pemilih Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026

BANJARNEGARA - Sebagai wujud dari komitmen KPU untuk terus menyajikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif bagi masyarakat Banjarnegara, KPU Kabupaten Banjarnegara menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, Kamis 2 Juli 2026. Acara secara resmi dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa selain data pemilih meninggal dunia, pindah masuk dan pindah keluar, KPU Banjarnegara juga berfokus pada data pemilih luar negeri dan usia diatas 100 tahun. Sesi inti dilanjutkan dengan pembacaan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026 oleh Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Akromul Makhzun. Usai pembacaan hasil, pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada para peserta pleno untuk memberikan saran, masukan, maupun tanggapan. Hal ini dilakukan guna memastikan transparansi dan mengakomodasi informasi dari berbagai pihak terkait, seperti Bawaslu, perwakilan partai politik, serta instansi pemerintah daerah yang hadir. Berdasarkan hasil rekapitulasi, masukan dan saran dari peserta pleno, ditetapkan total Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026 Kabupaten Banjarnegara sebanyak 823.258.

Parpol Diminta Bersiap Sejak Dini, KPU Banjarnegara Gelar Sosialisasi Data Parpol

BANJARNEGARA – KPU Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Secara Berkelanjutan Semester I Tahun 2026 pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Media Center KPU Kabupaten Banjarnegara ini dihadiri oleh perwakilan partai politik (parpol) se – Kabupaten Banjarnegara. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M. Syarif SW, mengajak seluruh partai politik untuk membangun kesiapan sejak dini. Ia menekankan pentingnya mencicil persiapan administratif dan kelembagaan jauh-jauh hari sebelum genderang pemilu resmi dimulai. "Kami mengajak partai politik untuk mempersiapkan pemilu dari awal. Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkan ketika tahapan pemilu resmi dimulai nanti, seluruh proses dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar," ujar M. Syarif SW. Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Bambang Puji Prasetya, memberikan pemaparan teknis terkait mekanisme pemutakhiran data. Ia mengingatkan parpol mengenai tenggat waktu krusial yang harus dipatuhi terkait penginputan data ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Bambang menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, batas waktu penyampaian hasil pemutakhiran data tersebut Paling lambat 3 (tiga) hari kerja sebelum akhir bulan Juni yang jatuh pada hari Kamis, 25 Juni 2026 melalui aplikasi SIPOL. Melalui sosialisasi ini, KPU Kabupaten Banjarnegara berharap koordinasi dan sinergi dengan partai politik di tingkat daerah dapat berjalan lebih efektif. Akurasi data parpol yang mutakhir dinilai menjadi salah satu pilar penting demi terwujudnya iklim demokrasi yang sehat dan administratif di Banjarnegara.

Sampaikan Materi di Pemuda Muslimin, KPU Banjarnegara Ajak Pemuda Kritis Pasca-Pemilu

BANJARNEGARA - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Castro Suwito, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) yang digelar oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Banjarnegara. Acara yang berfokus pada penguatan kapasitas kader ini berlangsung di Aula Gedung Syarikat Islam Kabupaten Banjarnegara pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Castro menyampaikan materi interaktif yang bertajuk “Demokrasi Bukan Cuma Coblosan”. Di hadapan puluhan peserta, ia menekankan bahwa esensi demokrasi yang sesungguhnya justru diuji setelah bilik suara ditutup. Ia mengajak seluruh kader Pemuda Muslimin Indonesia untuk tidak menjadi pemilih yang pasif, melainkan harus aktif dan kritis dalam mengawal jalannya roda pemerintahan. “Demokrasi bukan cuma terjadi pada saat coblosan saja. Partisipasi pasca-pemilu dapat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti memberikan masukan kritis, aktif dalam forum-forum diskusi publik, hingga mengawal transparansi anggaran daerah,” ujar Castro dengan tegas di hadapan para peserta. Castro juga menambahkan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agent of change) sekaligus penyambung lidah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda dalam mengawasi kebijakan publik pasca-pemilu adalah kunci utama untuk memastikan kesejahteraan daerah yang transparan dan akuntabel. Melalui kegiatan TOT ini, diharapkan para pimpinan dan kader Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Banjarnegara dapat menjadi trainer yang mampu menyebarluaskan semangat pendidikan politik dan demokrasi substansial ini kepada masyarakat luas di wilayah masing-masing.

🔊 Putar Suara