Sosialisasi

Pupuk Demokrasi Sejak Dini, KPU Kabupaten Banjarnegara Gelar Pendidikan Pemilih di Pondok Pesantren Andalusia

Banjarnegara - Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Castro Suwito terjun langsung ke Pondok Pesantren Andalusia Banjarnegara pada Selasa (27/1/2026). Kehadiran KPU ini bertujuan untuk memberikan pendidikan pemilih sekaligus mendampingi pelaksanaan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026/2027. Dalam arahannya, Castro Suwito, menekankan bahwa madrasah dan pesantren adalah tempat yang tepat untuk memupuk jiwa kepemimpinan yang amanah. "Pemilihan Ketua OSIM adalah miniatur dari Pemilu yang sesungguhnya. Kami ingin para santri memahami bahwa suara mereka menentukan masa depan organisasi, sama halnya dengan suara rakyat dalam menentukan pemimpin bangsa," ujar Castro di hadapan para santri. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pemilih pemula yang cerdas dan kritis, mengingat para santri ini nantinya akan menjadi bagian dari pemilih pada ajang kontestasi politik di masa depan.

KPU Banjarnegara Buka Pilketos SMK Panca Bhakti Bertema Jepang, Ajak Siswa Belajar Demokrasi

Banjarnegara – Semangat berdemokrasi ditanamkan sejak dini. Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Bambang Puji Prasetya, secara resmi membuka kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) di SMK Panca Bhakti Banjarnegara pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan Pilketos tahun ini terasa istimewa dengan mengangkat nuansa budaya Jepang sebagai tema utama. Seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan meriah, menciptakan suasana pemilihan yang edukatif namun tetap menyenangkan. Dalam sambutannya, Bambang Puji Prasetya menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam menggelar Pilketos. Beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai simulasi nyata dalam kehidupan berdemokrasi. "Pilketos merupakan pelajaran bagi seluruh siswa dalam berdemokrasi, sebelum nanti berpartisipasi di Pemilu dan Pemilihan [Kepala Daerah] yang sesungguhnya," ungkap Bambang Puji Prasetya sekaligus membuka kegiatan Pilketos. Keterlibatan KPU Banjarnegara dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula. KPU berharap siswa-siswa SMK Panca Bhakti dapat memahami nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan mekanisme pemilihan melalui proses Pilketos. Melalui kegiatan yang diwarnai kreativitas bertema Jepang ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pemilih yang cerdas dan kritis saat tiba waktunya menggunakan hak suara di Pemilu maupun Pilkada mendatang.

KPU BANJARNEGARA HADIRI PESTA DEMOKRASI, ORASI DAN PILKETOS SMK N 2 BAWANG MASA BAKTI 2025/2026

Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Castro Suwito memberikan pandidikan pemilih di hadapan ribuan siswa SMKN 2 Bawang saat kegiatan Orasi dan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos), Rabu 15 Oktober 2025. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) SMKN 2 Bawang periode 2025-2025 dengan mengusung tema Pemimpin Hebat Wujudkan Sekolah Bermartabat. Castro menyampaikan, Pilketos merupakan salah satu bentuk pelaksanaan demokrasi di lingkup sekolah. Ajang tersebut sangat positif untuk memupuk kehidupan demokrasi bagi seluruh civitas academica SMKN 2 Bawang. Karena itu, partisipasi seluruh warga sekolah sangat dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. "Kami sangat bangga, karena seluruh civitas academica SMKN 2 Bawang sangat antusias. Bahkan Pilketos ini didesain menyerupai Pemilu sebenarnya," katanya. Menurut Ketua Divisi Sosisalisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakar dan SDM KPU Banjarnegara ini, untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas sangat ditentukan oleh kualitas pemilihnya. Karena itu, seluruh siswa bisa menjadi pemilih cerdas, yakni yang rasional, kritis dan independen.  "Rasional artinya berbasis data, mencari tahu rekam jejak, visi, dan misi calon. Sedangkan kritis artinya tidak mudah percaya hoaks atau janji kosong. Serta independen, memilih bukan karena tekanan kelompok atau iming-iming politik uang," jelasnya. Castro juga mengapresiasi tahapan orasi pada Pilketos SMKN 2 Bawang. Menurutnya, orasi merupakan bagian penting bagi para oemilih untuk menilai calon Ketua OSIS. Bahkan, sejarah bangsa membuktikan bahwa seluruh tokoh besar dan pendiri bangsa Indonesia merupakan orator ulung. Sebut saja HOS Cokroaminoto, Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo dan banyak lainnya, seemua teruji kualitas dan intelektualitasnya di mimbar orasi. "Orasi bagi calon ketua OSIS ini sangat bagus sekali, apalagi disaksikan langsung oleh ribuah siswa dan guru," tandasnya.   Kepala SMKN 2 Bawang Widiastuti dalam sambutannya menyampaikan, Pilketos diikuti 3 pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Pmeilihan akan dilakukan serupa dengan Pemilu, dengan mencoblos surat suara. Namun, bagi sebagian siswa kelas 9 masih melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, akan menentukan pilihannya melalui e-vote. 

Beda Pilihan Tetap Bersaudara

BANJARNEGARA - Ratusan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan P5 dengan tema Suara Demokrasi yang di laksanakan di madrasah tersebut bekerjasama dengan KPU Kabupaten Banjarnegara, Sabtu, 15 Februari 2025. Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW, sebagai narasumber dalam kegiatan itu menyampaikan belajar berdemokrasi bisa dimulai dari hal sederhana. Di antaranya menghormati pendapat orang lain, tidak memaksakan pendapat atau kehendak kepada orang lain, juga menghormati pilihan orang lain yang berbeda dengan pilihan kita.  Di sekolah atau madrasah bila ada pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS/OSIM, tentunya akan ada perbedaan pilihan. Hal ini dikarenakan ada beberapa pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS/OSIM. Perbedaan tersebut tidak perlu menjadi perpecahan, karena beda pilihan karena beda pandangan atau pendapat, adalah hal biasa dalam berdemokrasi.  "Sesuai tema yang kita bahas, meskipun beda pilihan tapi tetap bersaudara atau berteman. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Tidak perlu dipertentangkan dan menjadi sumber perpecahan. Menghormati pilihan orang lain adalah wujud berdemokrasi, " pungkasnya.  Di akhir kegiatan diberikan kesempatan pada para siswa untuk bertanya dan berdiskusi. Pada sesi tanya jawab dan diskusi tersebut, ternyata banyak siswa yang tertarik bertanya dan siswa lain menanggapinya.

KPU Banjarnegara Lakukan Pendidikan Pemilih di SMPN 3 Punggelan

BANJARNEGARA – Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Castro Suwito menjadi narasumber dalam kegiatan Project Penguatan Profik Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 3 Punggelan, Rabu, 5 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut Castro menyampaikan materi mengenai demokrasi. Demokrasi perlu dikenalkan sejak dini, termasuk kepada para siswa SMP. Apalagi pada pemilu lima tahun mendatang mereka akan menjadi pemilih pemula. Untuk itu Pendidikan tentang demokrasi penting diberikan sebagai bekal menjadi pemilih mendatang. Selain itu juga penting sebagai bekal dalam hidup bermasyarakat. ‘’Pendidikan tentang demokrasi dengan contoh sederhana perlu diberikan kepada para siswa. Baik siswa SMP sederajat maupun SMA sederajat sebagai bekal pengetahuan bagi mereka. Terlebih di negara demokrasi, rakyat harus mengetahui hak-hak politiknya serta agenda pemilu dan pilkada,’’ katanya. Dalam skala kecil di sekolah sudah dikenalkan adanya pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS secara langsung. Dalam tahapannya ada pendaftaran pasangan calon ketua dan wakil ketua, pemaparan visi dan misi serta program kerjanya, kemudian pemungutan suara. Hal tersebut dapat menjadi sarana belajar siswa sehingga ketika mereka sudah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam pemilu maupun pilkada, sudah tahu hak-hak politiknya sebagai warga negara yang merdeka.

Pemilih Pemula Diajak Gunakan Hak Pilih

BANJARNEGARA - Para pemilih pemula diajak berperan aktif dalam Pilkada Serentak 2024 dengan menjadi pemilih cerdas. Hal itu disampaikan Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW, saat menyampaikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada ratusan siswa SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara, Senin, 5 Agustus 2024. Pemilih pemula yang baru akan mencoblos untuk kali pertama setelah memenuhi syarat sebagai pemilih, diajak untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS atau tempat pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024 mendatang. Pilkada Serentak 2024 memilih gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati. ‘’Jangan golput, jadilah pemilih cerdas. Telusuri dan pelajari rekam jejak peserta pilkada atau para pasangan calon, visi misinya, program kerjanya pro rakyat atau tidak dan seterusnya. Jangan memilih karena money politic,’’ pesannya. Kegiatan Pendidikan Politik dan Peningkatan Demokrasi tersebut merupakan program dari Badan Kesbangpol Banjarnegara untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Harapannya melalui kegiatan tersebut masyarakat dan generasi muda makin melek politik dan partisipasi pemilih meningkat dalam pilkada. Kepala Badan Kesbangpol Banjarnegara, Izak Danial Aloys, mengatakan kegiatan Pendidikan Politik dan Peningkatan Demokrasi digelar pihaknya sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk pemilih pemula dalam Pilkada Serentak 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa kecamatan dengan menyasar pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, komunitas, tokoh agama juga tokoh masyarakat.(*)