Berita Terkini

Konsolidasi Jelang Pemilu 2024 Terus Dilakukan

BANJARNEGARA – Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Muslim Aisha, menekankan agar jajaran KPU Kabupaten Banjarnegara terus melakukan persiapan dan konsolidasi jelang tahapan Pemlu Serentak 2024.  Hal itu disampaikan saat melakukan monitoring dan pembekalan terkait asistensi advokasi hukum, di kantor KPU Kabupaten Banjarnegara, Rabu (8/6/2022). Hadir dalam kesempatan tersebut ketua dan seluruh anggota KPU Kabupaten Banjarnegara, Sekretaris serta para Kasubag dan staf. ‘’Segera lakukan konsolidasi internal maupun eksternal untuk mempersiapkan tahapan Pemilu sehingga pada saatnya dimulai sudah siap tancap gas,’’ kata Muslim. Tak lupa ia juga mengingatkan agar terus dilakukan kajian terhadap regulasi yang ada, pemetaan potensi permasalahan yang kemungkinan terjadi dalam masa tahapan, serta rancangan upaya penyelesaiannya.  Menurutnya hal tersebut sangat penting sebagai bentuk antisipasi dan asistensi advokasi hukum. Diharapkan dari proses tersebut dapat dilakukan mitigasi dan pencegahan sehingga tidak terjadi permasalah terkait dengan hukum selama tahapan.

KPU Banjarnegara Menarik untuk Penelitian 

BANJARNEGARA – Setelah kerap menjadi tempat magang baik bagi siswa SLTA sederajat maupun para mahasiswa, KPU Kabupaten Banjarnegara juga menarik sebagai tempat penelitian mahasiswa.  Baik yang berkepentingan untuk sekadar menyelesaikan tugas mata kuliah tertentu dari dosen maupun yang mengerjakan tugas akhir atau skripsi.  ‘’Sebenarnya saya sudah mendapatkan data tertulis dari KPU Kabupaten Banjarnegara, kemudian juga dari responden lainnya. Namun untuk memperdalam data yang sesuai dengan tema yang saya angkat maka saya kembali lagi ke sini untuk melakukan wawancara,’’ kata Ismunadar Fuad, mahasiswa jurusan Ilmu Politik Fisip Unsoed, Purwokerto saat berkunjung ke KPU Kabupaten Banjarnegara, Jumat (27/5/2022). Ia tengah mengerjakan tugas akhir yang sudah lama belum dituntaskan. Atas saran dari dosen pembimbingnya kemudian ia kembali lagi ke KPU Kabupaten Banjarnegara untuk melakukan pendalaman penggalian data dan informasi. ‘’Kalau saya memang ada tugas dari dosen untuk melakukan penelitian di KPU Kabupaten Banjarnegara. Yakni tentang peningkatan keamanan siber terhadap persebaran berita hoax dalam Pemilu,’’ ujar Aragani, mahasiswa Ilmu Politik UGM, saat berkunjung ke KPU Kabupaten Banjarnegara, Rabu (11/5/2022). Ditambahkan, alasannya melakukan penelitian di KPU Kabupaten Banjarnegara karena memang ia asli Banjarnegara sehingga tidak perlu ke luar kota dan sepengetahuannya untuk mendapatkan informasi di KPU Kabupaten Banjarnegara tidaklah susah. Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, M Syarif SW, mengatakan pihaknya sangat senang banyak pelajar dan mahasiswa yang datang ke kantor KPU Kabupaten Banjarnegara. Baik untuk melakukan magang, penelitian maupun untuk kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan pemilih. ‘’Kami berikan data dan informasi yang dibutuhkan, juga melayani wawancara dan diskusi. Sangat menyenangkan banyak anak muda yang tertarik dengan pemilu dan demokrasi. Kami bahkan mempunyai Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang bisa dimanfatkan untuk media pembelajaran, itu terbuka bagi umum dan gratis,’’ pungkasnya.

DPB Mei 2022 Ditetapkan 782.091 Pemilih

BANJARNEGARA - KPU Kabupaten Banjarnegara menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan Mei 2022 sejumlah 782.091 pemilih.  Penetapan DPB tersebut dilakukan dalam rapat pleno yang dihadiri Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, Bambang Puji Prasetya beserta para anggota yakni, Uji Suroso, Khuswatun Chasanah, Cahyani Budi Rakhmawati dan Mohamad Syarif Sapto Wiyogo, Jumat (27/5/2022).  Adapun rincian jumlah pemilih yang ditetapkan tersebut terdiri dari 387.381 pemilih perempuan dan 394.710 pemilih laki-laki. Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Uji Suroso, berharap peran serta masyarakat dan berbagai pihak terkait dalam proses penyusunan DPB. Di antaranya dengan memberikan informasi bila ada kerabat atau keluarga yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum tercatat.  ‘’Atau mungkin ada yang sudah menjadi pemilih namun meninggal dunia sehingga sudah tidak memenuhi syarat lagi dan harus dicoret dari daftar pemilih,’’ imbuhnya. Tak lupa pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas masukan data dan kerjasama dari berbagai pihak selama ini dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Ditambahkan, penyusunan DPB merupakan upaya KPU dalam mempersiapkan daftar pemilih pemilu dan pemilihan/pilkada yang valid. Oleh karena itu diharapkan sekali masukan atau peran serta dari masyarakat dan para pihak terkait.

Reformasi Birokrasi Bisa Dimulai dari Hal Kecil

BANJARNEGARA – Reformasi dapat dimulai hari hal-hal kecil untuk menuju hal yang lebih besar lagi. Pembiasaan tersebut harus terus dilakukan secara konsisten agar terwujud budaya kerja yang baik. Hal itu disampaikan Sekretaris KPU Kabupaten Banjarnegara, Agus Karyono, dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Triwulan I Tahun 2022, di ruang Media  Center, Kamis (28/4/2022). ‘’Kepatuhan pada aturan, disiplin, menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu merupakan bagian dari upaya menuju reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang berkualitas,’’ ujarnya. Ketua KPU Banjarnegara, Bambang Puji Prasetya, menambahkan reformasi birokrasi penting dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Selanjutnya Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara, M Syarif SW, mengingatkan seluruh jajaran meningkatkan kapasitas dalam mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan/Pilkada Serentak 2024. Apalagi tahapan pemilu tersebut akan mulai dilaksanakan bulan Juni 2022.

DPB April 2022 Ditetapkan 782.105 Pemilih

BANJARNEGARA – KPU Kabupaten Banjarnegara menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan April 2022 sejumlah 782.105 pemilih. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno yang dihadiri Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, Bambang Puji Prasetya dan para anggota yakni Uji Suroso, M Syarif SW, dan Khuswatun Chasanah, Selasa, (26/4/2022). Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Uji Suroso, menjelaskan rincian jumlah pemilih yang ditetapkan tersebut terdiri dari 394.715 pemilih lak-laki dan 387.390 pemilih perempuan.  ‘’Perubahan data kali ini yakni terkait adanya masukan 14 orang pemilih baru. Kami mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan untuk bulan ini kami mendapat masukan data dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara,’’ ujarnya. Selanjutnya ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini sudah berpartisipasi dalam proses pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan. (*)

Sambut Pemilu dan Pemilihan 2024, KPU Optimalkan Media Sosial

  BANJARNEGARA – KPU Provinsi Jawa Tengah meningkatkan kemampuan KPU Kabupaten/Kota dalam mengelola dan mengoptimalkan website serta media sosial melalui Bintek  Dukungan Pelaksanaan Tahapan Sosialisasi, Publikasi Informasi dan Parmas, Kamis-Jumat (21-22/4/2022). ‘’Ini adalah upaya nyata kami dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pengelolaan layanan informasi publik, pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih khususnya melalui media digital,’’ kata Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Tengah, Dewantoputro Adhipermana, saat menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan. Pemateri dalam kegiatan tersebut yakni Kabag Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik KPU RI, Robby Leo Agust dan Sub Koordinator Informasi Publik dan Media Sosial KPU RI, Reni Rinjani. Bintek banyak membahas materi pengelolaan media sosial, cara membuat caption serta memproduksi konten podcast. Selanjutnya peserta yang merupakan anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Sosdilklih Parmas dan SDM se-Jateng serta kasubag dan operator media sosial diajak praktek menjadi host dan tamu podcast. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, menekankan bahwa lembaga seperti KPU kerap menjadi sasaran serangan hoax. Oleh karena itu perlu mengetahui tips dan trik mengelola informasi dan cara menyampaikannya kepada publik sehingga KPU menjadi rujukan informasi kepemiluan di wilayah masing-masing.(*)